Bulan puasa selalu identik dengan penganan berbuka dengan yang manis-manis, atau penutup di saat sahur, apalagi kalo bukan Kurman penganan yang paling hits. Bahan makanan pokok orang-orang Timur Tengah ini dipercaya sangat berkhasiat dan sudah dikembangkan selama berabad-abad lamanya. Sehingga udah nggak disangsikan lagi manfaatnya.
Selain jadi cemilan yang kaya manfaat, makanan para Nabi ini dikenal sebagai bahan pengobatan yang hebat. Kandungan tannin tinggi didalamnya dapat membantu proses pembersihan jalur dalam pencernaan, itu kalo dalam bentuk sebutir kurma. Tapi kalo dalam bentuk sirup, kurma membantu proses peredaan radang tenggorokan, flu, demam, dan keluhan lainnya. Hebatnya lagi, penduduk Timur Tengah mempercayai kurma sebagai tameng melawan candu alkohol.
Dalam hadist Rosul dihimbau, sebaiknya ketika kita berpuasa, berbukalah dengan 3 butir kurma. Pada kurma terdapat kandungan gizi yang luar biasa. Yakni kandungan karbohidrat alam bentuk gula, mineral, serat dan vitamin. Ketika kondisi tubuh sedang menurun karena puasa, asupan gizi dalam kurma akan memulihkan kondisi fisik seperti semula.
Nggak usah heran kalo kurma disebut-sebut sebagai makanan yang ideal bagi semua orang. Dalam kondisi matang-empuk, kurma mengandung 80% gula dan 20% protein, lemak, mineral, zat besi, kalium, magnesium bahkan tembaga. Seratus gram kurma dalam kondisi segar memberikan kalori sebesar 230 kilo kalori serta asupan vitamin C dalam jumlah besar. Sementara kurma dalam kondisi matang-kering, jumlah vitamin C nya agak berkurang seiring dengan air yang menguap. Kurma bukan hanya mengandung vitamin C, ada juga vitamin B1, B2, biotin, asam folat, folacin, beta carotene, nicotinamide, asam pantotenat dan vitamin B6.
Rabu, 19 Oktober 2011
WANITA DAN INVESTASI
Peran wanita dalam pengelolaan keuangan keluarga sehari-hari sudah tidak diragukan lagi. Mengurus uang belanja merupakan terminologi yang sering digunakan untuk menggambarkan peran wanita dalam keuangan keluarga.
Secara umum kegiatan dalam mengelola uang belanja itu terbatas hanya dalam pengelolaan keuangan yang bersifat rutin dan berjangka pendek, sementara partisipasi wanita dalam keputusan investasi keluarga masih sangat terbatas. Biasanya keputusan investasi yang menyangkut jumlah yang besar masih berada sepenuhnya di tangan pencari nafkah tradisional, dalam hal ini suami, dan istri hanya mengikuti keputusan itu dengan partisipasi aktif terhadap pengambilan keputusan yang sangat sedikit.
Sedikitnya partisipasi wanita dalam keputusan investasi keluarga karena terbatasnya pengetahuan dan sosialisasi tentang investasi pada umumnya. Bukan hanya wanita, tetapi masyarakat pada umumnya pun, sosialisasi dan tingkat pengetahuan tentang investasi masih sangat sering dilakukan.
Masyarakat kita pada umumnya masih berada di saving society dan belum berada di tingkatan investing society. Padahal apabila masyarakat ingin dirubah menjadi investment society, maka peran wanita dan pengetahuan wanita akan investasi perlu untuk ditingkatkan.
Kemampuan berinvestasi dari suatu keluarga bergantung pada kemampuan dari keluarga itu mengatur arus kasnya, dilanjutkan dengan kemampuan untuk menabung dan kemudian bermuara pada kemampuan untuk berinvestasi untuk tujuan-tujuan finansial tertentu. Peran wanita dalam mengatur arus kas keuangan keluarga sangatlah penting karena kendali operasional keuangan sehari-hari dan jangka pendek sebagian besar berada di tangan wanita.
Wanita perlu membuat pilihan untuk berinvestasi, bukan hanya untuk kebaikan pada masa sekarang tetapi juga untuk kelangsungan kehidupankeluarga di masa yang akan datang, bahkan di masa-masa dimana wanita harus mengambil alih kendali finansial keluarga secara penuh.
Secara umum kegiatan dalam mengelola uang belanja itu terbatas hanya dalam pengelolaan keuangan yang bersifat rutin dan berjangka pendek, sementara partisipasi wanita dalam keputusan investasi keluarga masih sangat terbatas. Biasanya keputusan investasi yang menyangkut jumlah yang besar masih berada sepenuhnya di tangan pencari nafkah tradisional, dalam hal ini suami, dan istri hanya mengikuti keputusan itu dengan partisipasi aktif terhadap pengambilan keputusan yang sangat sedikit.
Sedikitnya partisipasi wanita dalam keputusan investasi keluarga karena terbatasnya pengetahuan dan sosialisasi tentang investasi pada umumnya. Bukan hanya wanita, tetapi masyarakat pada umumnya pun, sosialisasi dan tingkat pengetahuan tentang investasi masih sangat sering dilakukan.
Masyarakat kita pada umumnya masih berada di saving society dan belum berada di tingkatan investing society. Padahal apabila masyarakat ingin dirubah menjadi investment society, maka peran wanita dan pengetahuan wanita akan investasi perlu untuk ditingkatkan.
Kemampuan berinvestasi dari suatu keluarga bergantung pada kemampuan dari keluarga itu mengatur arus kasnya, dilanjutkan dengan kemampuan untuk menabung dan kemudian bermuara pada kemampuan untuk berinvestasi untuk tujuan-tujuan finansial tertentu. Peran wanita dalam mengatur arus kas keuangan keluarga sangatlah penting karena kendali operasional keuangan sehari-hari dan jangka pendek sebagian besar berada di tangan wanita.
Wanita perlu membuat pilihan untuk berinvestasi, bukan hanya untuk kebaikan pada masa sekarang tetapi juga untuk kelangsungan kehidupankeluarga di masa yang akan datang, bahkan di masa-masa dimana wanita harus mengambil alih kendali finansial keluarga secara penuh.
TERAPI TIDUR
Sebagian orang mungkin menganggap tidur merupakan kegiatan yang lumrah yang tidak perlu diperhatikan. Tidur merupakan kebutuhan alamiah. Mungkin justru karena bersifat alamiah, kita sering tidak memperhatikan makna tidur yang sesungguhnya. Padahal tidur sebenarnya merupakan kebutuhan tubuh yang mesti dilaksanakan. Bahkan boleh dikata, tidur merupakan tuntutan tubuh. Seandainya dapat berbicara, tubuh akan melakukan protes dan demonstrasi kalau kebutuhan tidurnya kurang atau tidak terpenuhi.
Stres merupakan fenomena yang terlibat dengan kehidupan kita menyebabkan ketidakmampuan dan gangguan tidur akurat dan sengaja. Kurang porsi tidur juga dapat mempengaruhi kondisi psikis kita. Orang yang kurang tidur, selain tidak bergairah juga akan mendorongnya mudah tersinggung, mudah marah, dan cenderung tidak sensitif dengan kondisi di sekitarnya.
Berikut tips untuk mengoptimalkan kualitas tidur:
1.Jangan makan menjelang tidur, apalagi makanan padat. Makanan yang masuk menjelang tidur tidak akan dapat diolah dengan baik oleh lambung. Pada saat tidur, seharusnya tubuh dalam kondisi beristirahat untuk melakukan perbaikan jaringan yang rusak. Makanan yang masuk dapat menggangu proses tersebut.
2.Hindari minum banyak menjelang tidur. Hal ini agar tidak mengganggu tidur kita karena ingin buang air kecil.
3.Tidurlah di tempat yang nyaman dengan alas tidur yang cenderung rata untuk menghindari terganggunya tulang belakang.
4.Lakukan kegiatan olahraga ringan secara rutin.
5.Hindari mengkonsumsi obat tidur karena hanya akan mengganggu sensitifitas tubuh terhadap kebutuhan alami tidur.
6.Apabila mengalami kesulitan saat tidur, sebaiknya tenangkan pikiran. Misalnya seperti mendengarkan alunan musik yang lembut atau menambah suasana kamar dengan aroma wewangian dari bahan alami.
Stres merupakan fenomena yang terlibat dengan kehidupan kita menyebabkan ketidakmampuan dan gangguan tidur akurat dan sengaja. Kurang porsi tidur juga dapat mempengaruhi kondisi psikis kita. Orang yang kurang tidur, selain tidak bergairah juga akan mendorongnya mudah tersinggung, mudah marah, dan cenderung tidak sensitif dengan kondisi di sekitarnya.
Berikut tips untuk mengoptimalkan kualitas tidur:
1.Jangan makan menjelang tidur, apalagi makanan padat. Makanan yang masuk menjelang tidur tidak akan dapat diolah dengan baik oleh lambung. Pada saat tidur, seharusnya tubuh dalam kondisi beristirahat untuk melakukan perbaikan jaringan yang rusak. Makanan yang masuk dapat menggangu proses tersebut.
2.Hindari minum banyak menjelang tidur. Hal ini agar tidak mengganggu tidur kita karena ingin buang air kecil.
3.Tidurlah di tempat yang nyaman dengan alas tidur yang cenderung rata untuk menghindari terganggunya tulang belakang.
4.Lakukan kegiatan olahraga ringan secara rutin.
5.Hindari mengkonsumsi obat tidur karena hanya akan mengganggu sensitifitas tubuh terhadap kebutuhan alami tidur.
6.Apabila mengalami kesulitan saat tidur, sebaiknya tenangkan pikiran. Misalnya seperti mendengarkan alunan musik yang lembut atau menambah suasana kamar dengan aroma wewangian dari bahan alami.
SAMPAH, BARANG BEKAS DAN NILAI BISNIS
Persoalan sampah adalah persoalan siapa saja. Setiap orang, keluarga, kelompok masyarakat lainnya pasti menghasilkan sampah. Karena itu semua pihak bertanggung jawab dalam masalah sampah.
Begitu juga dengan kalangan dunia usaha yang telah banyak mengambil manfaat dan keuntungan dari bisnisnya. Para pelaku bisnis yang memproduksi suatu barang, tentu juga akan menghasilkan sampah yang tidak sedikit.
Data dari Kantor Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) meyebutkan bahwa jumlah sampah yang dihasilkan setiap kota di Indonesia rata-rata mencapai 200 ton setiap harinya. Ironisnya, kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola sampah ternyata masih sangat rendah. Melihat fakta ini kita tentu maklum dengan berbagai bencana yang melanda berbagai kota dari sampah-sampah yang menggunung tersebut.
Pada sisi lain, tidak sedikit pula tangan-tangan kreatif yang mampu menyulap sampah (barang bekas) menjadi produk bisnis yang sangat komersial. Diantaranya produk kerajinan kertas daur ulang, produk kerajinan cangkang telor yang memanfaatkan sampah dari kulit telor.
Dari problem sampah yang mengancam kelangsungan kehidupan bumi, kita dapat belajar banyak. Untuk menjadi pengusaha, tentunya tak boleh sekedar mengejar keuntungan semata. Sejak awal mejalankan bisnis, sudah semestinya kita bertanggung jawab terhadap sampah bisnis yang dihasilkan. Sumber bahan untuk bisnis ternyata berceceran dan terhampar di sekitar kita, termasuk barang-barang bekas yang terbuang. Sekarang tinggal kreatifitas, kemauan, dan niat kita dalam menjalankan bisnis tersebut.
Begitu juga dengan kalangan dunia usaha yang telah banyak mengambil manfaat dan keuntungan dari bisnisnya. Para pelaku bisnis yang memproduksi suatu barang, tentu juga akan menghasilkan sampah yang tidak sedikit.
Data dari Kantor Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) meyebutkan bahwa jumlah sampah yang dihasilkan setiap kota di Indonesia rata-rata mencapai 200 ton setiap harinya. Ironisnya, kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola sampah ternyata masih sangat rendah. Melihat fakta ini kita tentu maklum dengan berbagai bencana yang melanda berbagai kota dari sampah-sampah yang menggunung tersebut.
Pada sisi lain, tidak sedikit pula tangan-tangan kreatif yang mampu menyulap sampah (barang bekas) menjadi produk bisnis yang sangat komersial. Diantaranya produk kerajinan kertas daur ulang, produk kerajinan cangkang telor yang memanfaatkan sampah dari kulit telor.
Dari problem sampah yang mengancam kelangsungan kehidupan bumi, kita dapat belajar banyak. Untuk menjadi pengusaha, tentunya tak boleh sekedar mengejar keuntungan semata. Sejak awal mejalankan bisnis, sudah semestinya kita bertanggung jawab terhadap sampah bisnis yang dihasilkan. Sumber bahan untuk bisnis ternyata berceceran dan terhampar di sekitar kita, termasuk barang-barang bekas yang terbuang. Sekarang tinggal kreatifitas, kemauan, dan niat kita dalam menjalankan bisnis tersebut.
MENYIKAPI KEGAGALAN DALAM BISNIS
Kegagalan dan keberhasilan merupakan sesuatu yang lazim terjadi dalam kehidupan. Begitu pula dalam berwirausaha atau berbisnis, keberhasilan dan kegagalan akan selalu terjadi bahkan kegagalan akan lebih sering terjadi daripada keberhasilan.
Seperti halnya manusia, berbisnis sebenarnya juga memiliki siklus hidup. Minimal ada 4 tahapan didalam mengelola bisnis : 1. Tahap pengenalan dan promosi, 2. Tahap pertumbuhan dan ekspansi bisnis, 3. Tahap kematangan dan memanen bisnis dan 4. Tahap penurunan dan kematian bisnis.
Setiap tahapan tersebut memiliki karakter kegagalan dan cara antisipasi kegagalan yang berbeda-beda. Yang terpenting, jangan sampai gagal sebelum tahap yang pertama karena kegagalan sebelum tahap pengenalan dan promosi adalah sama saja kegagalan sebelum mencoba untuk berbisnis.
Wujud kegagalan dalam berbisnis bisa dalam banyak bentuk seperti gagal meningkatkan laba perusahaan, gagal dalam menggaet konsumen baru, gagal dalam mempertahankan konsumen lama, gagal dalam melanggengkan hubungan kerjasama dengan investor perusahaan sampai bahkan gagal dalam melanjutkan berdirinya perusahaan (alias bisnis mengalami kebangkrutan) atau malah gagal saat baru saja memulai bisnis.
Jika kita pernah merasakan gagal dalam berbisnis, ada 2 langkah penting yang harus kita lakukan : 1. Mengoreksi diri kita dan 2. Mengoreksi proses bisnis/wirausaha kita. Langkah yang pertama penting dilakukan karena menyangkut visi, misi dan sikap dalam berbisnis. Langkah yang kedua penting dilakukan karena menyangkut teknis dan manajemen bisnis/perusahaan.
Berikut ini beberapa langkah untuk memperkecil resiko kegagalan dalam tahap pengenalan dan promosi bisnis :
1. Seseorang harus memahami dirinya sendiri sebelum memilih bisnis
2. Seseorang harus mencermati bisnis yang akan diterjuni
3. Seseorang harus menguasai hal-hal yang bersifat teknis dan manajemen bisnis
Seperti halnya manusia, berbisnis sebenarnya juga memiliki siklus hidup. Minimal ada 4 tahapan didalam mengelola bisnis : 1. Tahap pengenalan dan promosi, 2. Tahap pertumbuhan dan ekspansi bisnis, 3. Tahap kematangan dan memanen bisnis dan 4. Tahap penurunan dan kematian bisnis.
Setiap tahapan tersebut memiliki karakter kegagalan dan cara antisipasi kegagalan yang berbeda-beda. Yang terpenting, jangan sampai gagal sebelum tahap yang pertama karena kegagalan sebelum tahap pengenalan dan promosi adalah sama saja kegagalan sebelum mencoba untuk berbisnis.
Wujud kegagalan dalam berbisnis bisa dalam banyak bentuk seperti gagal meningkatkan laba perusahaan, gagal dalam menggaet konsumen baru, gagal dalam mempertahankan konsumen lama, gagal dalam melanggengkan hubungan kerjasama dengan investor perusahaan sampai bahkan gagal dalam melanjutkan berdirinya perusahaan (alias bisnis mengalami kebangkrutan) atau malah gagal saat baru saja memulai bisnis.
Jika kita pernah merasakan gagal dalam berbisnis, ada 2 langkah penting yang harus kita lakukan : 1. Mengoreksi diri kita dan 2. Mengoreksi proses bisnis/wirausaha kita. Langkah yang pertama penting dilakukan karena menyangkut visi, misi dan sikap dalam berbisnis. Langkah yang kedua penting dilakukan karena menyangkut teknis dan manajemen bisnis/perusahaan.
Berikut ini beberapa langkah untuk memperkecil resiko kegagalan dalam tahap pengenalan dan promosi bisnis :
1. Seseorang harus memahami dirinya sendiri sebelum memilih bisnis
2. Seseorang harus mencermati bisnis yang akan diterjuni
3. Seseorang harus menguasai hal-hal yang bersifat teknis dan manajemen bisnis
Tips perencanaan keuangan untuk kawula muda :
•Setiap menerima gaji atau menerima uang langsung di alokasikan sesuai kebutuhan
•Tahan nafsu belanja dengan cara bawa uang tunai seperlunya saja
•Agar lebih terkendali saat membayar, biasa gunakan credit card, karena dengan credit card ada limit maksimal
•Lunasi tagihan credit card sebelumjatuh tempo, agar tidak kena bunga
•Biasakan menabung sejak dini
•Tabungan jangan digunakan untuk hal-hal yang kurang berguna, harus dimaksimalkan
•Jika ada uang lebih langsung dimasukkan ke deposito
•Jika sudah cukup besar nominal yang ditaruh dideposito coba mainkan ke investasi, seperti reksadana
•Sebelum ikut investasi pastikan terlebih dahulu produknya, resiko, plus minusnya
•Belajar investasi sedini mungkin, kenali yang paling pas, sesuai dengan keuangan kita
•Tahan nafsu belanja dengan cara bawa uang tunai seperlunya saja
•Agar lebih terkendali saat membayar, biasa gunakan credit card, karena dengan credit card ada limit maksimal
•Lunasi tagihan credit card sebelumjatuh tempo, agar tidak kena bunga
•Biasakan menabung sejak dini
•Tabungan jangan digunakan untuk hal-hal yang kurang berguna, harus dimaksimalkan
•Jika ada uang lebih langsung dimasukkan ke deposito
•Jika sudah cukup besar nominal yang ditaruh dideposito coba mainkan ke investasi, seperti reksadana
•Sebelum ikut investasi pastikan terlebih dahulu produknya, resiko, plus minusnya
•Belajar investasi sedini mungkin, kenali yang paling pas, sesuai dengan keuangan kita
URGENSI KEMAMPUAN KOMUNIKASI
Kesuksesan dalam usaha atau bisnis tidak hanya ditunjang oleh keterampilan teknis, pendidikan dan pengalaman dalam bidang bisnis yang tengah digeluti. Tapi, keterampilan dalam komunikasi juga mempunyai peran sangat penting untuk mencapai puncak kesuksesan dalam berbisnis.
Kemampuan komunikasi yang baik dan efektif sangat mendukung kemajuan dalam berbisnis. Tidak ada satu pun manusia yang bisa lepas dari aktivitas berkomunikasi. Jadi pada dasarnya komunikasi adalah bagian dasar kehidupan manusia sehari-hari.
Apapun jenis bisnis yang ditekuni. Apapun jabatan, kemampuan berkomunikasi yang baik mutlak dibutuhkan. Komunikasi berguna untuk menyatakan pendapat dan menunjukan eksistensi diri. Sekarang ini perusahaan terutama yang bergerak di bidang jasa senantiasa berhubungan dengan banyak orang. Saat ini hampir semua perusahaan mulai sadar betul dan beranggapan bahwa jika para karyawannya mempunyai kemampuan komunikasi yang baik maka akan sangat mendorong perusahaan untuk semakin maju dan berkembang.
Kemampuan komunikasi adalah salah satu kecerdasan emosi yang perlu terus diasah dan dikembangkan. Apalagi sekarang ini adalah era informasi dimana orang yang hanya menguasai informasilah yang akan menguasai dunia, dan kemampuan komunikasi seseorang salah satunya sangat ditentukan oleh penguasaan informasi.
Orang yang tak pintar sekalipun dapat menggapai kesuksesan dalam bisnis atau kalau seorang karyawan bisa meraih jabatan yang tinggi dalam perusahaan, jika dia pandai berkomunikasi. Apalagi menurut para pakar manajemen SDM, untuk menduduki level eksekutif ataupun pengusaha kelas kakap, biasanya seseorang dituntut untuk dapat memadukan kemampuan berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan. Karena selain sanggup melemparkan ide-ide yang cemerlang melalui tulisan, orang tersebut juga mampu mempresentasikan gagasannya secara lisan dengn baik.
Terakhir dan yang tak kalah pentingnya, sangat penting untuk mengevaluasi sejauh mana pesan yang kita sampaikan dapat dimengerti. Jika terjadi kesalahpahaman dalam konteks sebuah perusahaan, tentu ini sangat merugikan bagi perusahaan.
Kemampuan komunikasi yang baik dan efektif sangat mendukung kemajuan dalam berbisnis. Tidak ada satu pun manusia yang bisa lepas dari aktivitas berkomunikasi. Jadi pada dasarnya komunikasi adalah bagian dasar kehidupan manusia sehari-hari.
Apapun jenis bisnis yang ditekuni. Apapun jabatan, kemampuan berkomunikasi yang baik mutlak dibutuhkan. Komunikasi berguna untuk menyatakan pendapat dan menunjukan eksistensi diri. Sekarang ini perusahaan terutama yang bergerak di bidang jasa senantiasa berhubungan dengan banyak orang. Saat ini hampir semua perusahaan mulai sadar betul dan beranggapan bahwa jika para karyawannya mempunyai kemampuan komunikasi yang baik maka akan sangat mendorong perusahaan untuk semakin maju dan berkembang.
Kemampuan komunikasi adalah salah satu kecerdasan emosi yang perlu terus diasah dan dikembangkan. Apalagi sekarang ini adalah era informasi dimana orang yang hanya menguasai informasilah yang akan menguasai dunia, dan kemampuan komunikasi seseorang salah satunya sangat ditentukan oleh penguasaan informasi.
Orang yang tak pintar sekalipun dapat menggapai kesuksesan dalam bisnis atau kalau seorang karyawan bisa meraih jabatan yang tinggi dalam perusahaan, jika dia pandai berkomunikasi. Apalagi menurut para pakar manajemen SDM, untuk menduduki level eksekutif ataupun pengusaha kelas kakap, biasanya seseorang dituntut untuk dapat memadukan kemampuan berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan. Karena selain sanggup melemparkan ide-ide yang cemerlang melalui tulisan, orang tersebut juga mampu mempresentasikan gagasannya secara lisan dengn baik.
Terakhir dan yang tak kalah pentingnya, sangat penting untuk mengevaluasi sejauh mana pesan yang kita sampaikan dapat dimengerti. Jika terjadi kesalahpahaman dalam konteks sebuah perusahaan, tentu ini sangat merugikan bagi perusahaan.
Langganan:
Postingan (Atom)
